Demi Uang, Siswi SMP Jual Perawan

 

Kepingin memiliki uang, Id, 14, dan Tk, 14, pelajar SMP swasta Kecamatan Pontianak Barat menjual keperawanannya kepada pria hidung belang.

Kenakalan Id dan Tk, dimanfaatkan Mn, 15, dan Sp, 14 rekannya, warga Pontianak Barat. Mn dan Sp mencari pria hidung belang yang mau membengkas keperawanan Id dan Tk. Akhirnya, Mn dan Sp mendapatkan pria tersebut yang bersedia memenuhi tawaran sepasang anak bawah umur tersebut.
Mn, Sp, dan Tk, ABG pelaku bisnis esek-esek diamankan di Mapolsek Barat, Senin (16/5).
Mn, Sp, dan Tk, ABG pelaku bisnis esek-esek diamankan di Mapolsek Barat, Senin (16/5).
Pontianak –

Aksi jual perawan dilakukan Id dan Tk setahun yang lalu. Karena ketagihan dengan uang untuk berfoya-foya dan hiburan, kedua ABG tersebut terus-terusan menjadi wanita pemuas nafsu pria hidung belang, hingga akhirnya diketahui Mr, 35, orangtua Id, kemudian melapor ke Mapolsek Barat, Senin (16/5).
Mn, Sp dan Tk dilaporkan ibunda Id dengan tudingan pelanggaran UU Perlindungan Anak. Hanya berselang beberapa jam, polisi berhasil mengamankan ketiga tersangka.

Mn mengaku, bersama Sp hanya mencari germo untuk menjual keperawanan Id dan Tk. Melalui germo, didapatlah pria hidung belang yang mau membayar keperawanan Id dan Tk dengan harga yang disepakati Rp5 juta. Tetapi setelah keperawanan dijebol di salah satu hotel, pria hidung belang tersebut yang tengah diburu polisi, hanya membayar setengah dari kesepakatan atau Rp2,5 juta. Semua pelaku mendapatkan bagian uang dari bisnis esek-esek tersebut. ”Kami hanya melakukan satu kali,” ungkap Mn diiyakan Sp.
Berdasarkan keterangan penyidik polisi, Id dan Tk lebih dari sekali menjual diri, secara sadar melakoni perbuatan mesum. Tarif mereka untuk kedua kalinya melayani pria hidung belang menurun menjadi Rp 1,4 juta.

Mn yang mengetahui dua pelajar SMP tersebut memuaskan pria hidung belang tanpa sepengetahuannya, mengaku hanya mendapat Rp100 ribu dari Id dan Tk. “Karena diberi uang, saya terima dan tidak mungkin menolak,” ujar Mn.

Mn mengaku, Id dan Tk tidak pernah dipaksa untuk menjual keperawanannya. Hanya karena ingin memiliki uang, mereka rela menjadi pemuas nafsu pria hidung belang. Id dan Tk minta bantu kepada Mn dan Sp untuk mencarikan pria hidung belang. ”Setelah perbuatan setahun lalu itu diketahui orangtuanya, baru kedua anak perempuan itu mengait-ngaitkan kami,” kesal Mn.

Hingga berita ini diterbitkan, Mn, Sp dan Tk masih diamankan di Polsek Barat. Sementara germo dan pria hidung belang yang membengkas perawan dua pelajar SMP tersebut masih diburu polisi. Id sendiri sudah divisum dan dimintai keterangan.

i-dus

Leave a Reply