Cara Angsa Nyolong Duit

0 comments
 
Benar-benar pintar angsa ini, nyruh anak buat nyari perhatian. Pas korban lengah langsung beraksi...

http://idekonyol.files.wordpress.com/2009/11/bebek.jpg?w=500&h=456
Readmore...

6 Kisah Kanibal Demi Mempertahankan Hidup

0 comments
 
Inilah kisah-kisah luar biasa tentang sekelompok orang yang melakukan praktek kanibalisme demi mempertahankan hidupnya. Bencana yang terjadi membuat orang tidak lagi bisa berpikir normal. Betapa tidak, terdampar di pegunungan terpencil di musim dingin, tanpa makanan, apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan hidup??
Salah satu kisah paling terkenal adalah jatuhnya pesawat Uruguay Force di pegunungan Andes pada tahun 1972. Demi bertahan hidup penumpangnya terpaksa memakan mayat teman-temannya. Dan itu terjadi selama 72 hari sampai akhirnya mereka berhasil ditemukan.


Kisah lain yang tak kalah dasyatnya adalah peristiwa pengepungan kota Leningrad, Soviet, yang berlangsung selama dua tahun. Masyarakat yang kelaparan terpaksa saling bantai agar bisa bertahan. Konon, sekitar 1,5 juta jiwa jadi korban peristiwa tragis ini.

Berikut kisah-kisah kanibalisme terkenal yang terjadi karena bencana.

1.Kasus Jatuhnya Pesawat Uruguay Force Flight di Andes: Kasus Kanibalisme Paling Terkenal
Inilah kasus kanibalisme paling terkenal dalam sejarah, terjadi di pegunungan Chili, Andes—perbatasan Argentina-Chilli– pada musim dingin tahun 1972. Peristiwa ini bermula dengan jatuhnya pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

Dari kecelakaan itu, 29 penumpang berhasil selamat, namun medan yang berat membuat satu demi satu korban berjatuhan. Delapan orang tewas tertimbun longsoran salju, beberapa lainnya menyusul ke alam baka karena berbagai sebab, di antaranya, suhu yang luar biasa dingin dan cidera. Praktis yang tersisa hanya 16 orang, mereka berhasil di selamatkan pada 23 Desember 1972.

pesawat carteran Uruguay Air Force Flight 571 yang membawa 45 orang penumpang, termasuk di dalamnya tim rugby dan keluarganya, di pegunungan Chili, Andes, 13 Oktober 1972.

Itupun, setelah mereka sendiri berjuang mencari bantuan, karena operasi penyelamatan telah dihentikan jauh-jauh hari. Pemerintah setempat sudah menganggap mereka sebagai korban hilang yang tak ditemukan, sampai akhirnya para korban itu datang sendiri melaporkan lokasi mereka. Luar biasa!!!

Bayangkan, berada di ketinggian 3.600 meter di atas permukaan laut pada saat musim dingin sedang hebat-hebatnya. Salju yang turun deras, nyaris membekukan semuanya. Nah, para korban ini, hanya memakai pakaian seadanya, tidak ada makanan, siapapun tak bisa berpikir normal. Bagaimana caranya bertahan hidup, survive, itulah satu-satunya yang ada dalam pikiran mereka.


Tim Rugby yang naas
Dan, satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan memakan teman-teman mereka yang telah tewas. Ini bukan keputusan mudah, bahkan terlalu berat, tapi harus dilakukan jika ingin hidup. Biasanya, dalam keadaan terjepit seperti itu, orang baru mengerti betapa berharganya sebuah kehidupan. Dan mereka berjuang untuk mempertahankannya, apapun caranya.

Yang menyakitkan, lewat radio mereka memonitor kalau upaya pencarian mereka dihentikan karena lokasi kecelakaan tidak ditemukan. Operasi penyelamatan mereka dihentikan setelah delapan hari pencarian, atau 11 hari mereka jatuh di gunung. Pihak berwenang menganggap semua korban pasti tidak ada yang selamat. Bisa dimaklumi, lokasi pengunungan itu sangat sulit diakses, sementara dari udara terlihat semua berwarna putih karena tertutup salju. Celakanya, pesawat itu pun berwarna putih.


Nando Parrado, Roberto Canessa dan Sergio Katalan (berdiri di belakang: penduduk yang menolong mereka)
Persisnya, 72 hari mereka survive sebelum akhirnya ditemukan tim SAR. Itupun setelah dua orang dari korban, Nando Parrado dan Roberto Canessa, berjuang mencari bantuan. Mereka menuruni pegunungan, mencari jalan menuju ‘kehidupan’. Selama 12 hari keduanya menempuh jalan sulit, penduduk setempat, Sergio Katalan, menemukan mereka. Endingnya, semua korban (16 orang) dibawa ke rumah sakit Santiago dan dirawat karena menderita penyakit ketinggian , dehidrasi , radang dingin , patah tulang, kudis dan gizi buruk.

Pengalaman luar biasa ini, difilmkan pada tahun 1993, dan sejak itu menjadi salah satu kisah ajaib paling terkenal sepanjang masa. Tahun 2006 lalu, Nando Parrado, salah seorang selamat, membukukan pengalamnya yang dramatis itu dalam buku berjudul Miracle in the Andes: 72 Days on the Mountain and My Long Trek Home.


2. Ekspedisi Franklin
Inilah ekspedisi yang paling disesali sepanjang masa. Populer dengan sebutan ekspedisi Franklin, seorang perwira angkata laut yang sudah berpengalaman dan berkali-kali memimpin ekspedisi, dan kali itu tahun 1845, dia diperintahkan Sir John Barrow memimpin ekspedisi lagi yakni menyelesasikan pemetaan bagian barat laut ujung Kanada dan melayari Kutub Utara. Ekspedisi itu sendiri dilakukan dua kapal, Erebus dan HMS Terror, dua kapal canggih di zamannya.

franklin-expedition
Tapi kecanggihan teknologi, tak mampu mengalahkan alam. Konon dua kapal ini terkepung es di Victoria Selat dekat Pulau King William di Arktik Kanada. Franklin dan 128 crew dan peneliti, hilang. Nasib ekspedisi Franklin ini baru terungkap berabad-abad kemudian. Selama itu pencarian terus dilakukan, bahkan dengan iming-iming hadiah.
Sebuah pencarian yang dipimpin oleh Francis Leopold McClintock pada tahun 1859 menemukan sebuah catatan yang tertinggal di Pulau King William tentang rincian ekspedisi itu. Pencarian kemudian dilanjutkan sampai abad ke-19.


Barulah pada tahun 1981, lewat penelitian tim ilmuwan yang dipimpin Prof Owen Beattie, seorang antropologi dari Universitas Alberta, berhasil mengungkap beberapa hal dari temuan mereka di Pulau Beechey dan Pulau Raja William. Di Pulau Beechey di mana beberapa awak dikubur, ditemukan bahwa mereka meninggal karena radang paru-paru dan mungkin TBC dan keracunan timah. Tapi penemuan yang juga mengejutkan di Pulau King Williams di mana terjadinya kanibalisme karena kelaparan sehingga akhirnya semua terbunuh.


3. Kapal Pemburu Paus Essex
Cerita tentang kanibalisme untuk survive di kalangan pelaut sebenarnya bukan hal yang baru. Bahkan pada awal-awal abad ke-19 dunia maritime marak dengan cerita-cerita mengerikan semacam itu. Salah satu contohnya adalah Kapal Essex, kapal pemburu paus, pada tahun 1820.
Kisah itu dimulai dengan kecelakaan kapal pada tahun 1820, di mana paus menabrak Essex yang menyebabkan kapal tersebut tenggelam di 2.000 mil laut (3.700 km) sebelah barat pantai barat Amerika Selatan.


Kapal Essex
Sebanyak 21 awak berhasil menyelamatkan diri di Pulau Henderson, wilayah kepulauan Pitcairn. Di Pulau Henderson mereka bertahan dengan makan ikan, burung juga tumbuhan yang ada, juga ditemukan sumber mata air kecil untuk minum.
Sayangnya, sumber daya alam pulau itu hanya cukup untuk seminggu, selanjutnya tidak ada lagi yang bisa dimakan. Mereka masih mencoba bertahan dengan minum air kencing sendiri, tapi tidak lama. Jadi, bisa ditebak apa yang terlintas di pikiran mereka untuk bisa bertahan.
Di sinilah berlaku hukum rimba, siapa yang kuat dia yang menang. Mereka saling membatai, saling memakan. Tidak ada teman, sahabat, bahkan saudara, semua saling bantai. Tragisnya, kapten kapal, Pollard ikut memakan sepupunya, Owen Coffin, yang sebelumnya dibantai oleh anak buahnya sendiri.
Pertolongan baru datang hampir setahun kemudian oleh kapal penangkap ikan Dauphin Nantucket 95. Saat itu dua orang yang selamat, kapten Pollard dan Ramsdell, orang yang membunuh Coffin sepupu Pollard. Di tempat terpisah crew lain berhasil diselamatkan kapal dagang India.
Sebanyak delapan orang berhasil diselamatkan. Pengakuan mereka, mereka berhasil bertahan hidup dengan mengkonsumsi mayat tujuh temannya.


4. Pengepungan Leningrad
Inilah kisah pengepungan paling lama dan paling banyak korban sepanjang sejarah. Pengepungan Leningrad atau popular juga dengan sebutan Blokade Leningrad, adalah operasi militer berkepanjangan yang dilakukan oleh Jerman dan pasukan pertahan Finlandia untuk memblokade Leningrad pada 8 September 1941. Pengepungan ini berlangsung selama dua tahun.


Kota ini benar-benar terisolasi, baik di darat maupun laut. Selama berbulan-bulan, para penduduk hanya makan dari danau yang ada di sana, , tapi ketika musim dingin tiba, danau beku. Tentara Soviet mengalami kesulitan untuk memasok makanan. Masyarakat mulai kelaparan. Untuk memenuhi kebutuhan akan makanan, para tukang roti di kota itu diperintahkan untuk membuat roti yang dicampur dengan serbuk gergaji. Ini semata-mata untuk bertahan hidup. Selebihnya, burung, tikus, dan makan-makanan lain yang dalam kondisi normal jijik untuk dimakan, terpaksa menjadi santapan. Ini semua demi perut, dan demi kehidupan. Ketika tidak ada lagi yang bisa dimakan, maka mulailah terjadi kanibalisme.


Praktek ini terjadi semakin meluas di seluruh kota, sampai-sampai Polisi Leningrad merasa perlu melakukan patrol anti-kanibalisme, untuk mencegah kondisi makin buas dan tak terkendali. Dan memang itulah tujuan Jerman dan Finlandia untuk menjatuhkan Soviet. Sekalipun belakangan diakui bahwa kanibalisme ini kenyataannya menyelamatkan kehidupan banyak orang, tapi pada saat itu polisi tetap melarang perbuatan itu. Meski begitu kanibalisme tetap terjadi meski sembunyi-sembunyi. Diperkirakan, tragedy itu menyebabkan tewasnya 1,5 juta orang.
Berdasarkan catatan, ini bukan pertama kalinya rakyat Soviet melakukan kanibalisme. Sebelumnya, tahun 1932-1933 terjadi bencana kelaparan yang luas di Ukraine yang menyebabkan praktek kanibalisme terjadi di kawasan itu.


5. Holocaust
Sampai sekarang peristiwa itu masih menjadi sumber perdebatan. Holocaust adalah genosida sistematis yang dilakukan Jerman Nazi terhadap berbagai kelompok etnis, keagamaan, bangsa, dan sekuler pada masa Perang Dunia II. Bangsa Yahudi di Eropa merupakan korban-korban utama dalam Holocaust, yang disebut kaum Nazi sebagai “Penyelesaian Terakhir Terhadap Masalah Yahudi”.
Jumlah korban Yahudi umumnya dikatakan mencapai enam juta jiwa. Genosida ini yang diciptakan Adolf Hitler dilaksanakan, antara lain, dengan tembakan-tembakan, penyiksaan, dan gas racun, di kampung Yahudi dan Kamp konsentrasi.
Selain kaum Yahudi, kelompok-kelompok lainnya yang dianggap kaum Nazi “tidak disukai” antara lain adalah bangsa Polandia, Rusia, suku Slavia lainnya, penganut agama Katolik Roma, orang-orang cacat, orang cacat mental, homoseksual, Saksi-Saksi Yehuwa (Jehovah’s Witnesses), orang komunis, suku Gipsi (Orang Rom dan Sinti) dan lawan-lawan politik. Mereka juga ditangkap dan dibunuh. Jika turut menghitung kelompok-kelompok ini dan kaum Yahudi juga, maka jumlah korban Holocaust bisa mencapai 9-11 juta jiwa.


holocaust
Kesadisan Jerman memperlakukan tawanannya sudah menjadi cerita yang hidup puluhan tahun hingga kini. Apa dan bagaimana mereka diperlakukan menjadi kisah yang tak hent-hentinya mengundang air mata dan kemarahan. Konon, para tawanan perang Jerman ini dibiarkan kelaparan di kamp-kamp konsentrasi yang didirikan Jerman. Dampaknya, demi mempertahankan hidupnya para tawanan pun saling memangsa satu sama lain.


6. Alferd Packer
Alferd Packer (21 November 1842 – 23 April 1907) sering dikenal sebagai satu-satunya warga Amerika yang pernah dihukum dengan tuntutan kanibalisme, meskipun sebenarnya tuntutannya adalah pembunuhan, bukan kanibalisme. Anggota Partai Donner yang terkenal itu pun, tidak dihukum karena kanibalisme di California, karena secara hukum kanibalisme bukanlah kejahatan di Amerika Serikat.


Alferd_Packer
Pada 9 Februari 1874, dia dengan 5 orang lainnya melakukan ekspedisi di pegunungan Colorado. Dua bulan kemudian Packer kembali dari ekspedisi sendirian. Ketika ditanya kemana orang-orang yang telah pergi dengan dia, Packer mengatakan bahwa dia telah membunuh mereka semua untuk bertahan hidup dengan terpaksa memakan tubuh teman-temannya.

http://terselubung.blogspot.com/2010/08/6-kisah-kanibal-demi-mempertahankan.html

Readmore...

Parah!!! Ada Bokep (Video Porno) Ditayangkan di Gedung DPR

0 comments
 
Mau jadi apa negara ini, bayangkan di sebuah gedung tempat para anggota Dewan yang terhormat berkantor, ada tayangan video porno tampil dan bisa dilihat oleh siapapun yang lewat di muka layar tayang informasi. Apakah kecolongan-sabotase atau sengaja. hingga kini belum ada kabar yang jelas mengklarifikasi kejadian tersebut.

Suasana di depan Press Room Gedung DPR mendadak heboh, Senin (2/8) siang. Layar informasi internal DPR yang berada di sisi kanan ruang wartawan dan berisi situs web DPR tiba-tiba bocor dan sebuah situs porno muncul. Padahal, layar itu tak bisa diutak-atik, apalagi untuk membuka situs-situs di luar yang ditayangkan.
Video porno bokep anggota dewan
Layar sentuh yang berada di beberapa sudut Gedung DPR itu hanya bisa digunakan untuk mengakses hal-hal seputar informasi DPR, baik agenda kegiatan, maupun profil agenda DPR. Tak jelas, bagaimana situs itu bisa terbuka secara tiba-tiba. Orang-orang yang melewati layar itu langsung mengerubungi untuk melihat apa yang terjadi.
Suratno selaku Kepala Bagian Pemberitaan DPR yang juga tengah berada di ruang wartawan turut kaget. Ia langsung menghubungi stafnya dan memberitahukan bahwa situs porno muncul di layar informasi DPR. Belum diketahui pasti bagaimana situs itu bisa masuk ke layar informasi yang dikendalikan dari internal DPR. Situs tak senonoh itu tayang kira-kira selama 10 menit.
Awalnya, muncul layar kecil yang di belakangnya masih terdapat situs DPR. Namun, tak lama kemudian, kursor komputer tampak bergerak-gerak kemudian situs porno pun terbuka dan menutupi seluruh layar. Setelah 10 menit, layar itu kembali normal.
Sepuluh menit yang menghebohkan itu terjadi di tengah resesnya aktivitas anggota DPR!

http://ruanghati.com/2010/08/03/parah-ada-bokep-video-porno-ditayangkan-di-gedung-dpr/
Readmore...

Uang Yang Beredar Di Negara Kita Mencapai Rp269,1 Triliun?

0 comments
 
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat uang kertas dan uang logam yang mendominasi uang beredar di masyarakat adalah berdominasi
Rp1.000 dan Rp100. 

Hingga saat ini, jumlah uang kertas dan logam yang beredar di masyarakat per 30 Juni 2010 sebesar Rp269,1 triliun
.
“Jumlah tersebut terdiri dari Rp265,9 triliun berupa uang kertas dan Rp3,2 triliun berupa uang logam. Mayoritas uang yang beredar berdenominasi Rp1.000 dan Rp100,” ungkap Deputi Gubernur BI Budi Rochadi selepas Peluncuran Gerakan Peduli Koin Nasional di Kompleks BI Jakarta, Sabtu (31/7/2010).
Berdasarkan catatan BI, jumlah uang kertas Rp100 ribu yang beredar adalah Rp135,1 triliun dengan 1,3 miliar lembar kertas atau sekitar 13,77% dari total uang beredar. Sedangkan uang Rp50 ribu berjumlah Rp104,3 triliun dengan 2,1 miliar lembar atau setara 21,27 persen dari uang beredar. 
Sedangkan uang Rp20 ribu berjumlah Rp8,7 triliun dengan 438 juta lembar kertas atau 4,46 persen dari uang beredar. Sementara uang Rp10 ribu sebesar Rp6,9T triliun dengan 691 juta lembar saham atau 7,04 persen dari uang beredar.

Sedangkan Rp5 ribu berjumlah Rp5,6 triliun dengan 1,1 miliar lembar kertas atau setara 11,52 persen. Uang Rp2 ribu sebesar Rp2,1 triliun dengan 1,06 miliar lembar atau setara 10,88 persen dan uang Rp1.000  berjumlah Rp3,04 triliun dengan 3,04 miliar lembar atau setara 31,07 persen dari uang beredar.

Sementara uang logam bernenominasi Rp1.000 berjumlah Rp175,6miliar dengan 176 juta keping (1,17 persen), uang Rp500 berjumlah Rp1,9 triliun dengan 3,8 miliar keping (26,09 persen), uang Rp200 berjumlah Rp291 miliar dengan 1,4 miliar keping (9,76 persen).

Sedangkan uang Rp100 berjumlah Rp672 miliar dengan 6,7 miliar keping (44,96 persen), uang Rp50 berjumlah Rp108 miliar dengan 2,1 miliar keping (14,57 persen) dan uang Rp25 berjumlah Rp12,9 miliar dengan 516 juta keping (3,45 persen). “Jadi uang logam yang beredar sebesar Rp3,2 triliun dengan jumlah 14,9 miliar keping,” jelasnya.

Tahun ini pula, BI juga berencana akan mencetak sejumlah 1,6 miliar keping uang logam. Salah satu yang sudah telah diluncurkan adalah uang logam berdenominasi Rp1.000.
 
http://koranbaru.com/did-u-know-kalau-uang-yang-beredar-di-negara-kita-ini-mencapai-rp2691-triliun
Readmore...

Teka-Teki Imam Al-Ghazali

2 comments
 
Suatu hari Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya teka teki :

Imam Al-Ghazali : "apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"
murid 1 : "orang tua"
murid 2 : "Guru"
murid 3 : "Teman"
murid 4 : "kaum kerabat"
Imam Al-Ghazali : "semua jawaban itu benar, tetapi yang paling dekat dengan kita adalah MATI. sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (surah Ali-Imran : 185)".

Imam Al-Ghazali : "apa yang paling jauh dengan kita di dunia ini?"
murid 1 : "negri Cina"
murid 2 : "bulan"
murid 3 : "matahari"
murid 4 : "bintang-bintang"
Imam Al-Ghazali :"semua jawaban itu benar, tapi yang paling benar adalah MASA LALU.
bagaimanapun kita, apapun kendraan kita tetap kita tidak dapat kembali ke masa lalu.
oleh Sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama".

Imam Al-Ghazali : "apa yang paling besar di dunia ini?"
murid 1 : "Gunung"
murid 2 : "Matahri"
Murid 3 : "Bumi"
Imam Al-Ghazali : "semua jawaban itu benar, tetapi yang paling benar adalah HAWA NAFSU (Surah Al-A'raf : 179). maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa kita ke dalam neraka

Imam Al-Ghazali : " apa yang paling berat di dunia ini?"
murid 1 : "baja"
murid 2 : "besi"
murid 3 : "gajah"
Imam Al-Ghazali : "semua jawaban itu bnar, tetapi yang paling benar adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Ahzab : 72)
tumbuh2an, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini, tetapi manusia dengan smbongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia yang masuk ke neraka karena gagal memegang amanah."

Imam Al-Ghazali : "apa yang paling ringan di dunia ini?"
murid 1 : kapas
murid 2 : angin
murid 3 : debu
murid 4 : daun-daun
Imam Al-Ghazali :semua jawaban itu benar, tetapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHALAT. Gara2 pkrjaan kita atau urusan dunia, kita tggalkan shalat.

Imam Al-Ghazali : "apa yang paling tajam di dunia ini?"
murid2 dengan serentak menjawab : 'pedang"
Imam Al-Ghazali : "itu bnr, tp yang paling tajam di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA. karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

http://www.facebook.com/notes/-andec-tosc-/teka-teki-imam-al-ghazali/478756409516
Readmore...